|
Kamis, 06 Oktober 2011 16:10 |
Kurikulum Sekolah Demokrasi Disusun oleh para pakar dan dicetak dalam bentuk modul. Modul-modul tersebut menjadi panduan materi dasar pembelajaran dalam kegiatan persekolahan, modul-modul itu diantaranya:
- Perkembangan Pemikiran dan Praktik Demokrasi yang disusun oleh Prof. Soetandyo Wignjosoebroto (Guru Besar sosiologi pada FISIP UNAIR, Surabaya).
- Sistem Politik dan Pemerintahan disusun bersama oleh tiga orang penulis, Rahman Tolleng (pemerhati dan aktivis politik di Jakarta), Arbi Sanit (pengajar ilmu politik pada FISIP UI, Jakarta), dan Ichlasul Amal, pengajar ilmu politik pada FISIPOL UGM, Yogyakarta)
- Gerakan Sosial oleh Suharko (pengajar program Master dan program Doktoral sosiologi, pada FISIPOL UGM, Yogyakarta)
- Gerakan Sosial oleh Suharko (pengajar program Master dan program Doktoral sosiologi, pada FISIPOL UGM, Yogyakarta)
- Demokrasi dan Bisnis oleh Ratih Hardjono (wartawati dan konsultan bisnis di Jakarta) dan Anita Lie (pengajar FKIP dan pengajar pada program pasca- sarjana Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya)
- Konsepsi Demokrasi disusun bersama oleh dua penulis, yaitu Daniel Sparringa (pengajar sosiologi pada FISIP UNAIR, Surabaya) dan Ignas Kleden (pengajar pasca-sarjana sosiologi pada FISIP UI, Jakarta)
- Legislasi Daerah dan Demokrasi oleh Fajrul Falaakh (pengajar pada Fakultas Hukum UGM, Yogyakarta)
- Kebijakan Publik oleh Eny Haryati (pengajar pada Jurusan Adminstrasi Publik, Universitas Dr. Sutomo, Surabaya)
- HAM dan Demokrasi oleh Antonio Prajasto (Direktur Eksekutif Perkumpulan Demos)
- Analisis Kemasyarakatan oleh Heru Nugroho (pengajar pada Universitas Gajah Mada, Yogyakarta)
- Masyarakat Sipil dan Demokrasi oleh Rustam Ibrahim (Badan Pengurus Harian KID)
Modul Sekolah Demokrasi
|